Matatelinga.com, China terlibat sengketa dengan Jepang di Laut China Selatan. China mengklaim memiliki hak melakukan pengeboran di Laut China Selatan. Karena itu, China merasa tidak sama sekali melanggar perbatasan wilayah Jepang.Jumat 24 Juli 2015 waktu setempat, Pemerintah Jepang meminta kepada China untuk menghentikan pembangunan alat pengeboran minyak dan gas di Laut China Selatan. Jepang khawatir pengeboran minyak dan gas itu bisa merambat ke waduk milik mereka.Kapal patroli dan pesawat dari kedua negara telah membayangi satu sama lain di Laut China Selatan selama beberapa tahun terakhir. Hal itu tentu menimbulkan kekhawatiran dari konfrontasi dan bentrokan.Dalam kasus sengketa terbaru, Pemerintah Jepang merilis sebuah foto yang memperlihatkan China sedang melakukan konstruksi di wilayah sengketa tersebut. China dianggap bersikap setengah hati terhadap perjanjian 2008 yang isinya bersama-sama mengembangkan sumber daya yang ada di laut sengketa itu.Namun, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China mengatakan pengeboran yang mereka lakukan tidak melanggar batas wilayah. Sebab, wilayah tersebut masih berada di bawah Pemerintah China.“China dan Jepang belum menetapkan perbatasan kedua negara di Laut China Selatan. Jadi, Pemerintah China sama sekali tidak mengakui klaim sepihak yang dilakukan Jepang dari apa yang disebut garis tengah,” demikian pernyataan Kemlu China, seperti diberitakan Reuters dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (25/7/2015).(Fit)