Matatelinga.com, Laman whistleblower Wikileaks kembali merilis dokumen rahasia Badan Kemanan Nasional Amerika Serikat (NSA) ke publik. Dokumen terbaru yang dirilis WIkileaks menyebutkan NSA memata-matai pejabat Pemerintah dan Perusahaan-perusahaan Jepang.Wikileaks merilis lima buah dokumen, empat di antaranya ditandai sebagai dokumen ‘sangat rahasia’ . Dokumen-dokumen yang tertanggal dari 20017 sampai 2009 itu memberikan informasi intelijen mengenai posisi Jepang dalam perdagangan internasional dan perubahan iklim.Selain dokumen tersebut, WIkileaks juga mengumumkan sebuah daftar yang memuat 35 sasaran untuk penyadapan telepon di Jepang. Beberapa target yang ada dalam daftar yang disebut sebagai milik NSA itu antara lain Kantor Kabinet Jepang, Kementerian Keuangan dan Perdagangan Jepang, Pejabat-pejabat Bank Jepang, divisi gas alam Mitsubishi, dan divisi minyak bumi Mitsui.Kantor berita Associated Press, Sabtu (1/8/2015) menyatakan belum dapat memverifikasi keaslian dokumen tersebut. namun, ini bukan pertama kalinya Wikileaks merilis dokumen Pemerintah AS. Sebelumnya, laman ini juga merilis dokumen yang menuduh NSA mematai-matai Kanselir Jerman dan Presiden Prancis. Dikutip laman okezone.comSekretaris media Kementerian Luar Negeri Jepang, Yasuhisa Kawamura mengatakan pemerintahnya tengah berkomunikasi dengan Pemerintah AS mengenai isu ini, tapi dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Sikap serupa juga diambil Kedutaan Besar AS di Tokyo yang menyatakan mengetahui mengenai masalah tersebut, namun menolak untuk berkomentar.(Fit)