Matatelinga.com, Kuil Erawan di Bangkok yang baru saja diguncang ledakan bom, telah kembali dibuka oleh Pemerintah Thailand. Pada 17 Agustus 2015, sebuah ledakan yang berasal dari tas yang diletakkan di depan kuil, meledak dan menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk seorang Warga Negara Indonesia (WNI).Kuil ini adalah kuil Hindu yang juga dikunjungi oleh umat Budha Thailand. Tempat itu adalah sebuah lokasi wisata populer yang sering dikunjungi turis yang mengunjungi Bangkok. Karena itulah peristiwa yang menewaskan sejumlah wisatawan asing itu menjadi sebuah pukulan telak bagi pariwisata Thailand.Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa ini. Namun, pihak berwenang Thailand masih mencari terduga pelaku peledakan yang terekam dalam kamera pengawas. Motif yang melatarbelakangi aksi tersebut juga belum diketahui.“Mereka mungkin melakukan aksi ini karena motif politik atau untuk menghambat ekonomi, atau pariwisata, atau mungkin alasan lainnya,” kata Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, sebagaimana dilansir BBC dan dikutip laman okezone.com, Rabu (19/8/2015).Meski pria berkaus kuning yang terekam dalam kamera tersebut diduga kuat sebagi pelaku, PM Prayuth mengimbau agar media dan orang-orang tidak berspekulasi dan menimbulkan keresahan lebih lanjut. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) telah memberikan peringatan pada WNI di Thailand agar berhati-hati.(Fit)