Matatelinga.com, Seorang pria asal Arizona, Amerika Serikat diadili karena mendukung kelompok militan ISIS. Pria berumur 42 tahun itu membantu seorang mahasiswa New York untuk pergi ke Suriah guna mengikuti pelatihan militer.Otoritas AS menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters dan dikutip laman detik.com, Jumat (28/8/2015), Ahmed Mohammed El Gammal asal Avondale, Arizona ditangkap pada Senin, 24 Agustus waktu setempat di Arizona. Jaksa penuntut federal AS telah menangkap banyak orang dalam beberapa bulan terakhir karena mendukung ISIS. Ini dilakukan AS seiring kian agresifnya penggunaan media sosial oleh ISIS.Dalam kasus terbaru, seorang mahasiswa New York berumur 24 tahun menghubungi El Gammal pada Agustus 2014 setelah melihat pria itu memposting pesan-pesan dukungan bagi ISIS di media sosial. Setelah beberapa bulan berkomunikasi, El Gammal pun pergi ke New York untuk menemui mahasiswa itu.Jaksa penuntut menyatakan, El Gammal juga mengatur agar mahasiswa yang tak disebut namanya itu, berhubungan dengan seseorang di Turki guna membantu mahasiswa itu pergi bergabung dengan ISIS.Mahasiswa itu pun pergi ke Turki awal tahun ini dan kemudian masuk ke Suriah. Di sana, dia mendapat pelatihan dari ISIS dan terus berhubungan dengan El Gammal. Demikian menurut berkas-berkas pengadilan yang diajukan ke pengadilan federal Manhattan.El Gammal dijerat dakwaan memberikan dukungan material untuk organisasi teroris, konspirasi dan beberapa dakwaan lain. "Orang-orang seperti Gammal yang diduga menjadi fasilitator bagi ISIS, mengobarkan kebencian dan radikalisasi yang membuat organisasi-organisasi teroris seperti ISIL terus hidup," cetus Jaksa Manhattan, Preet Bharara dalam statemennya. ISIL merupakan nama lain ISIS.(Fit)