Matatelinga.com, Sedikitnya delapan orang tewas dan 10 lainnya masih dinyatakan hilang setelah sebuah kapal nelayan Korea Selatan (Korsel) dilaporkan tenggelam pada pagi hari ini. Laporan tersebut disampaikan salah seorang penjaga pantai di dekat Pulau Jeju.Sebagaimana diberitakan The Star dan dikutip laman okezone.com, Minggu (6/9/2015), kapal nelayan itu ditemukan dalam kondisi terbalik pada pagi hari waktu setempat, setelah pihak penjaga pantai kehilangan kontak dengan kapten kapal nelayan tersebut.Mendengar laporan tersebut, tim penjaga pantai Pulau Jeju segera menuju lokasi terbaliknya kapal. Di sana, mereka menemukan delapan jenazah korban, dan tiga orang yang masih hidup, namun dalam kondisi yang kritis.Berdasarkan keterangan penjaga pantai Pulau Jeju, kapal nelayan itu diprediksi mengangkut 18 hingga 19 orang. Oleh karena itu, mereka yakin ada sekira 10 orang yang masih dinyatakan hilang.Sebanyak tiga korban selamat kini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, karena kondisinya yang kritis. Tim penyelamat berharap tiga korban itu dapat segera pulih untuk dimintai keterangan.Wilayah peraian dekat Pulau Jeju hingga Chuja memang menjadi destinasi favorit para nelayan untuk melakukan ekspedisi memancing. Wilayah tersebut sangat populer di Korsel.Mendengar peristiwa tersebut, Presiden Korsel, Park Geun-hye, telah meminta Tim SAR dan otoritas terkait untuk segera menuju lokasi dan melakukan upaya terbaiknya dalam mencari puluhan korban yang hilang. Hingga berita ini ditayangkan, proses pencarian Tim SAR masih dilakukan.(Fit)