Matatelinga.com, Kelompok militan ISIS Berencana melakukan genosida terbesar sepanjang sejarah. Klaim genosida ini datang dari jurnalis Jerman yang selama 10 hari ikut tinggal bersama ISIS dan melihat operasi mereka.Jurgen Todenhofer (75), mantan anggota Parlemen Jerman yang berasal dari partai pimpinan Angela Merkel, menjadi reporter pada 2000 dan memiliki spesialisasi berita perang.Ia selama 10 hari berada di garis depan bersama ISIS, menghindari peluru, dan ancaman dari anggota ISIS. Ia ditemani oleh anggota ISIS asal Inggris yaitu Jihadi John alias Mohammed Emwazi.Kesimpulan dari Todenhofer dalam bukunya yang berjudul ‘Inside IS –Ten Days In the Islamic State’. Dia memercayai bahwa militer negara Barat tidak dapat mengalahkan ISIS.“Rencana para teroris ini adalah membunuh ratusan juta orang. Negara Barat meremehkan kekuatan ISIS,” tulisnya, seperti dilansir Express dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (26/9/2015).“Tsunami nuklir telah dipersiapkan untuk pembersihan agama terbesar sepanjang sejarah,” kata Todenhofer.Banyak yang mengatakan Todenhofer dapat masuk ke lingkup ISIS karena reputasinya yang sering mengkritisi kebijakan Amerika Serikat terhadap Irak dan Afghanistan.Ia mengatakan, proyek ini ditentang oleh keluarganya selama tujuh bulan “Namun akhirnya anakku memaksa untuk ikut, walaupun sudah saya tentang. Ia ingin melindungi dan mendokumentasikan proyek ini selama di teritori ISIS.”“Pemenggalan kepala adalah strategi terbaik mereka untuk menyebarkan teror dan ketakutan di antara musuh mereka. Strategi ini juga bisa dikatakan berhasil dengan baik, lihat Kota Mosul yang mereka bisa ambil hanya dengan tentara kurang lebih 400 orang,” tambahnya.(Fit)