Matatelinga.com, Pemerintah Filipina tengah bersiap mengungsikan ratusan warganya yang berada di Pulau Luzon, utara Filipina. Hal itu disebabkan adanya laporan prediksi tentang datangnya topan dahsyat yang sering dijuluki ‘Koppu’ dari beberapa pakar meteorologi. Berdasarkan laporan dari seorang pakar meteorologi, Robert Speta, Topan Koppu diprediksi akan melewati Pulau Luzon pada Minggu 18 Oktober pagi waktu setempat. “Topan Koppu diprediksi akan mencapai Pulau Luzon, Filipina, pada Minggu pagi. Topan itu sebenarnya adalah badai tropis yang biasa terjadi setiap tahun. Namun untuk kali ini topan itu diprediksi akan menerjang Pulau Luzon dengan kecepatan 115 kilometer per jam,” ungkap Speta kepada NHK, seperti dikutip TIME dan dilansir laman okezone.com, Jumat (16/10/2015). “Topan itu dapat menimbulkan badai dan angin yang sangat kencang. Topan Koppu yang akan menerjang Pulau Luzon juga berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor,” lanjutnya. Filipina sebenarnya sudah tidak asing lagi dengan bencana topan dahsyat. Pada November 2013, lebih dari 6.000 orang tewas akibat dahsyat Topan Haiyan yang menerjang wilayah tersebut dengan kecepatan 193 km/jam. (Fit)