Matatelinga.com, Duta Besar (Dubes) Israel untuk PBB yang baru, Danny Danon, menuding Pemerintah Palestina mengajarkan anak-anak di sekolah bagaimana cara efektif menusuk orang Yahudi. Ia bahkan menunjukkan gambar yang sangat instruktif yang beredar di dunia maya untuk membuktikan ucapannya. Dalam pertemuan bersama Dewan Keamanan (DK) PBB, Dubes baru Israel untuk PBB itu memaparkan cara-cara menikam warga Israel berdasarkan perintah otoritas Palestina. “Para pemimpin Palestina telah membentuk inkubator untuk membesarkan bocah-bocahnya sebagai teroris,” ujar Danon dalam pertemuan darurat DK PBB yang membahas eskalasi ketegangan Palestina-Israel, seperti dikutip dari Russia Today dan dilansir laman okezone.com, Minggu (18/10/2015). Danon melakukan presentasi dihadapan DK PBB menggunakan gambar diagram tubuh manusia dengan sistem peredaran darahnya yang menunjukkan titik-titik sasaran penusukan yang bisa menimbulkan luka parah. Dirinya mengklaim, gambar tersebut merupakan bagian dari kurikulum sekolah Palestina untuk murid-murid di sana. Padahal, gambar itu dapat dengan mudah didapatkan di media sosial. “Ilustrasi ini diajarkan di sekolah-sekolah menengah, di sekolah tinggi, dan sekolah dasar. Daripada mendidik tentang perdamaian dan toleransi, para pemimpin Palestina malah mencuci otak anak-anak dengan hasutan dan kebencian,” tambah Danon. Aksi penikaman terhadap warga maupun aparat keamanan Israel memang tengah marak dilakukan oleh warga separatis Palestina. Akibatnya, hal itu membuat mereka ditembak mati oleh polisi Israel. Sejauh ini, tercatat tujuh warga Israel tewas akibat aksi penikaman dan sejumlah aksi kekerasan lainya. (Fit)