Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sebelum Jatuh Pesawat Rusia Tak Ajukan Panggilan SOS
Pesawat Jatuh

Sebelum Jatuh Pesawat Rusia Tak Ajukan Panggilan SOS

Admin - Minggu, 01 November 2015 10:32 WIB
google
Matatelinga.com, Otoritas Mesir menyatakan pesawat Airbus A321 milik Maskapai Metrojet Kogalymavia tidak mengajukan panggilan bantuan (SOS) sebelum kecelakaan. Pilot pesawat nahas tersebut sudah diminta untuk mendarat darurat oleh petugas menara kontrol penerbangan (ATC).

 

Menteri Penerbangan Sipil Mesir Hossam Kamal menyebut tidak ada laporan bahwa pesawat mengalami masalah dalam penerbangan. Pengecekan yang dilakukan sebelum pesawat terbang pun tidak mengindikasikan adanya masalah. Kontak pesawat dengan menara ATC juga berlangsung normal.

 

“Sampai kecelakaan terjadi, kita tidak pernah diinformasikan adanya masalah dengan pesawat. Kita tidak juga menerima panggilan tanda bahaya (SOS),” ujar Hossam Kamal, seperti dilaporkan BBC dan dikutip laman okezone.com, Minggu (1/11/2015).

 

Otoritas penerbangan Mesir yang dipimpin oleh Ayman el Mokadem terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan. Ayman sempat menyebut pesawat dengan nomor penerbangan KGL9268 itu sempat diminta mendarat karena adanya indikasi kerusakan teknis.

 

Indikasi awal ini setidaknya menepis anggapan pesawat jatuh akibat terkena serangan dari kelompok militan. Sebelum jatuh, pesawat berada pada ketinggian 31 ribu kaki. Ketinggian tersebut mustahil dicapai oleh roket militan yang bermarkas di Sinai menurut otoritas setempat.

 

Meski begitu, Maskapai asal Jerman Lufthansa mengaku tidak akan menerbangkan pesawat mereka melalui wilayah terjadinya kecelakaan sampai penyelidikan selesai dilakukan. Langkah serupa dilakukan oleh Maskapai Air France dan KLM.

 

Perkembangan terakhir menyebutkan otoritas setempat berhasil menemukan kotak hitam berisi Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR). Data-data dari kedua alat tersebut kini sedang dalam penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan.

 

 

 

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Rusia Mengkaji Pemberlakuan Bebas Visa Untuk Indonesia dan Negara Negara Lain

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Berita

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu