Matatelinga.com, Pesawat maskapai Air France penerbangan 55 yang bertolak dari Bandara Dulles di Washington DC, Amerika Serikat (AS) menuju ke Paris, Prancis, terpaksa mendarat darurat di Bandara Halifax, Nova Scotia, AS, karena menerima ancaman bom.Penumpang yang berjumlah 298 orang itu telah berhasil dievakuasi, dan pesawat tengah diperiksa.“Orang-orang telah diturunkan dan dibawa ke daerah aman di bandara. Polisi Berkuda Royal Canadian memegang kendali di lokasi,” kata juru bicara bandara, Peter Spurway.Sementara itu, penerbangan Air France lainnya juga terpaksa dialihkan dan mendarat darurat di Salt Lake City, Utah, AS. Pesawat Air France penerbangan 65 itu berangkat dari Bandara LAX, Los Angeles, AS menuju ke Bandara Charles de Gaulle, Prancis.Seluruh penumpang dan kru pesawat telah dipastikan berada dalam keadaan selamat.“Seperti yang telah Anda dengar, sebuah pesawat dialihkan dan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Salt Lake City malam ini,” kata Agen Khusus Biro Penyelidik Federal AS (FBI) Todd Palmer, sebagaimana dilansir Mirror dan dikutip laman okezone.com, Rabu (18/11/2015).Ancaman keamanan terhadap penerbangan internasional ini dianggap serius karena terjadinya dua aksi terorisme dalam jangka waktu yang relatif singkat.Akhir Oktober, pesawat Airbus A321 milik maskapai Rusia Metrojet Kogalymavia jatuh di Sinai Mesir akibat bom teroris yang meledak di tengah penerbangan. Seluruh penumpang dan kru pesawat nahas itu dinyatakan tewas.Beberapa pekan kemudian, tepatnya pada 13 November 2015, serangkaian aksi teror di enam lokasi di ibu kota Prancis, Paris menewaskan lebih dari 120 orang. Kelompok militan ISIS menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas kedua peristiwa tersebut, dan mengancam akan melakukan aksi-aksi teror selanjutnya.(Fit)