Matatelinga.com, Media pemerintah Korut menyebut tuduhan palsu dan fitnah, serta balik menuduh Pemerintah Korsel berusaha melakukan adu domba. Pemerintah Korea Utara (Korut) dibuat berang dengan tuduhan dari seterunya Korea Selatan (Korsel) yang mengatakan Pyongyang memiliki hubungan dengan kelompok militan ISIS.
“Otoritas Korea Selatan menggunakan Badan Intelijen Nasionalnya untuk mendorong dua orang agar berseteru satu dengan yang lainnya dengan melemparkan klaim hubungan dengan kelompok teroris,” demikian pernyataan Pemerintah Korut yang dilansir UPI, Selasa (24/11/2015).
Pihak Korut menambahkan bahwa tuduhan tersebut dapat merusak hubungan kedua negara yang telah membaik pasca pembicaraan tingkat tinggi yang dilakukan pemimpin kedua negara pada Agustus 2015 lalu.
“Tidak hanya otoritas bermuka dua Korsel menyiramkan air dingin pada hubungan Utara-Selatan yang membaik, tapi hubungan kedua negara dapat kembali ke ketegangan yang terjadi sebelum kesepakatan Agustus,” tulis pernyataan dari Korut.
Kedua negara sempat terlibat baku tembak artileri dan hampir terlibat dalam perang terbuka sebelum pembicaraan Agustus terjadi dan kedua belah pihak sepakat untuk menurunkan ketegangan dan memperbaiki hubungan.
Media Pemerintah Korut Uriminzokkiri mengklaim Komite Majelis Intelijen Nasional Korsel telah menuduh Korut mungkin memiliki hubungan dengan ISIS, namun mereka belum menemukan bukti yang kuat. Pernyataan itu menyinggung Korut yang dikenal sebagai sekutu Presiden Suriah Bashar al Assad yang juga merupakan musuh ISIS di Suriah.
Korut mengirimkan ucapan belasungkawa kepada Prancis beberapa hari setelah serangan teroris di Paris yang menelan 130 korban tewas dan ratusan lainnya luka-luka.
(Mtc)