Matatelinga.com, Badai dahsyat yang dijuluki ‘Topan Melor’ telah menghantam beberapa provinsi di Filipina pada hari ini. Akibat bencana tersebut, satu orang dilaporkan tewas sedangkan jutaan orang lainnya tidak dapat menikmati tenaga listrik, karena beberapa kawasan, termasuk ibu kota Manila dilaporkan mengalami mati listrik.Berdasarkan laporan Dewan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC), seperti dikutip Xinhua dan dikutip laman okezone.com, Selasa (15/12/2015), selain satu orang yang tewas, sebanyak 162.729 keluarga, atau 733.150 orang terpaksa dievakuasi menyusul Topan Melor yang menghantam beberapa wilayah.“Ratusan ribu warga telah kami ungsikan menuju tempat yang lebih aman. Sementara itu, mati listrik juga masih dialami di sembilan provinsi karena tersandung jalur transmisi dan badai dahsyat,” demikian laporkan NDRRMC.“Badai Topan Melor dikabarkan bergerak dengan kecepatan 185 kilometer (km) per jam. Laporan itu disampaikan Biro Pengamat Cuaca Filipina,” lanjut laporan tersebut.Terjangan badai topan kali ini bukanlah yang pertama kali dirasakan warga Filipina. Sebelumnya, pada Oktober 2015, hantaman ‘Topan Koppu’ di wilayah Filipina telah menewaskan sebanyak 39 orang.(Fit)