Matatelinga.com, Militan ISIS pada Rabu 16 Desember menyerang kamp pelatihan di Irak, yang dimana menewaskan tiga pejuang Sunni dan melukai 10 orang.Menurut pejabat di Irak, empat dari 10 korban luka adalah pelatih militer yang berasal dari Turki. Mantan Gubernur dari Provinsi Ninevah, Irak, Atheel al-Nujaifi mengatakan bahwa kamp yang berada di wilayah Bashiqa posisinya dekat dengan Kota Mosul yang diduduki oleh ISIS, sebagaimana dilansir dari Associated Press dan dikutip laman okezone.com, Kamis (17/12/2015).Dilaporkan bahwa kamp pelatihan ini selama berjam-jam pada hari Rabu ditembaki oleh mortar secara beruntun.Pihak militer Turki mengatakan kamp tersebut dihantam oleh roket Katyusha yang ditembak oleh militan ISIS pada saat terjadi baku tembak antara para Daesh (ISIS) dengan pejuang Peshmerga Kurdi.Dikatakan bahwa unit artileri Turki sempat menyerang balik ISIS, namun tidak diketahui seberapa besar dampak serangan balik tersebut.Makhmoud Surchi, Juru Bicara dari kamp mengatakan bahwa 10 orang terluka akibat serangan tersebut, termasuk tentara Turki, ternyata di kamp tersebut menampung lebih dari 1.000 pejuang yang sedang menjalani proses latihan.Pihak militer Turki memberikan pernyataan yang mengatakan empat tentaranya yang melatih para pejuang memang terluka namun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.(Fit)