Matatelinga.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Israel, Silvan Shalom, pada Minggu 20 Desember, mengumumkan pengunduran diri (resign) dari jabatannya menyusul tudingan pelaku pelecehan seksual yang menerpa dirinya.”Selama 23 tahun, saya telah melayani masyarakat dengan tekad serta kepercayaan sebagai MK (anggota Partai Likud) dan seorang menteri dalam negeri. Saya rasa, saya telah memenuhi misi dan keinginan untuk memajukan tujuan sosial dan publik yang penting,” demikian pernyataan Mendagri Shalom ketika mengumumkan pengunduran dirinya, seperti diwartakan Jerusalem Post dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (21/12/2015).Pengunduran diri Mendagri Shalom itu muncul setelah 11 wanita melapor bahwa menteri itu telah berupaya untuk melakukan tindakan pelecehan seksual yang tidak pantas terhadap mereka selama aktif di panggung perpolitikan Israel.Menurut Shalom, tuduhan itu memiliki dampak negatif pada keluarganya. Namun, dia membantah tudingan tersebut dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Mendagri Israel.Alhasil, Amir Ohana dari Partai Likud pimpinan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, telah ditetapkan sebagai pengganti Shalom. Meskipun telah mengundurkan diri, hingga kini belum ada kejelasan apakah kasus skandal seksual itu akan diproses hukum atau tidak.(Fit)