Matatelinga.com Kelompok militan Kurdi mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul, Turki pada 23 Desember 2015 lalu. Ledakan itu menyebabkan seorang petugas kebersihan bandara tewas.Dalam pernyataan yang diumumkan melalui lamannya, pada Sabtu (26/12/2015) kemarin, Kurdistan Freedom Falcon, sebuah kelompok pecahan dari kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK) mengatakan bahwa mereka menyerang Bandara Sabiha Gokcen dengan menggunakan mortir. Sampai saat ini Pemerintah Turki masih belum mengungkapkan penyebab ledakan yang juga melukai seorang petugas kebersihan lainnya.Menurut laporan yang dilansir Associated Press dan dikutip laman okezone.com, Minggu (27/12/2015), serangan tersebut dilakukan sebagai pembalasan kepada Pemerintah Turki yang meningkatkan serangan dan operasi militer terhadap PKK.Pekan lalu, pasukan Turki melancarkan operasi besar-besaran terhadap PKK di distrik-distrik yang dihuni warga Kurdi. Operasi itu dilaporkan menewaskan lebih dari 180 orang pemberontak.(Fit)