Matatelinga.com, Menteri Imigrasi Australia, Peter Dutton, terlibat masalah karena mengirim pesan teks kepada seorang jurnalis perempuan yang berisi ‘penyihir gila keparat’.Dilaporkan, Dutton sebenarnya mengirimkan pesan teks tersebut demi memberikan komentar mengenai sahabatnya Jamie Briggs mengenai tulisan seorang jurnalis bernama Samantha Maiden.Permasalahan ini dimulai ketika Maiden menulis sebuah artikel mengenai pengunduran diri Briggs. Pada artikelnya tersebut, Maiden menyebut ‘bodoh’ kepada Briggs yang seorang mantan Menteri Perkotaan dan Pembangunan Lingkungan. Seperti dikutip melalui laman okezone.comIa menyebut Briggs ‘bodoh’ karena mabuk dan melakukan tindakan yang tidak sepatutnya kepada PNS yang ikut perjalanan kerja luar negeri bersamanya ke Hong Kong.Setelah membaca artikel Maiden yang menyebutkan tindakan Briggs sebagai hal yang ‘bodoh’, Dutton langsung berusaha membela rekannya tersebut dengan mengirim pesan teks kepada Briggs, dan menyebut sang jurnalis sebagai ‘penyihir gila keparat’.Namun, permasalahannya adalah, Dutton tanpa sengaja malah mengirim pesan teks tersebut kepada sang jurnalis yaitu Maiden.Pada Minggu malam (3/1/2016) waktu setempat, Dutton menyatakan bahwa ia telah meminta maaf kepada sang jurnalis akibat pesan teks tersebut.“Selama beberapa tahun, Sam dan saya kerap bertukar bahasa yang cukup keras dan saya meminta maaf langsung kepadanya mengenai permasalahan ini. Ia (Samantha) telah menerima permintaan maaf saya,” berdasarkan pernyataan dari Dutton, sebagaimana dilansir dari Russian Today, Senin (4/1/2015).(Fit)