Matatelinga.com, Ribuan orang yang tinggal di Kota Madaya, Suriah yang berada di wilayah pegunungan Qalamanun dikabarkan mengalami kelaparan yang parah akibat Hisbullah yang menduduki kota ini mencegah bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah Madaya.Dilaporkan, sejak Juli 2015 Hisbullah telah mencegah bantuan kemanusiaan yang termasuk makanan dan pakaian untuk masuk ke Madaya, sehingga makin membuat ribuan orang yang termasuk anak-anak kelaparan dan mengalami gizi buruk. Seperti dikutip melalui laman okezone.com, Jumat (8/1/2016)Organisasi nonpemerintah Syrian Observatory for Human Right (SOHR) menyampaikan bahwa keadaan di Kota Madaya sangat parah. Mereka menyampaikan bahwa Pemerintah Suriah seperti tidak peduli dengan nasib ribuan orang yang mempercayakan nyawa mereka di tangan Hisbullah. Sejak perang saudara pecah di Suriah, Hisbullah mendukung tentara rezim Presiden Suriah.Dikabarkan, warga yang tinggal di Kota Madaya sudah kelaparan lebih dari 174 hari akibat kerasnya peraturan yang diberikan oleh pasukan rezim Assad dan para Hisbullah. Kota ini menampung setidaknya 40.000 orang termasuk 20.000 warga sipil yang melarikan diri dari Zabdani yang dimana menjadi wilayah konflik antara pemberontak dan tentara Suriah.SOHR mengatakan, mereka melihat ribuan ranjau darat yang diletakkan oleh Hisbullah dan tentara Suriah di sekitar Kota Madaya. Selain ranjau darat, pasukan Hisbullah juga menempatkan penembak jitu. Bahkan untuk mencegah masuk dan keluarnya warga dari Madaya, Hisbullah memasang kawat berdurit di sekeliling Kota Madaya.(Fit)