Matatelinga.com, Maksud hati menyerang ISIS apa daya salah sasaran. Demikianlah yang terjadi di Irak pada Sabtu 9 Januari malam waktu setempat. Kesalahan fatal terjadi saat drone milik tentara Irak malah menyerang dan menembaki pejuang anti-ISIS.Pesawat tanpa awak itu dimaksudkan untuk membalas serangan kelompok militan ISIS di dekat kota Tikrit. Di saat bersamaan, kelompok militan Syiah Hashid Shaabi juga melakukan serangan balasan terhadap Daesh –nama lain ISIS- di wilayah tersebut. Hashid Shaabi merupakan gabungan beberapa kelompok pejuang yang dibentuk untuk menghadapi ISIS.Alhasil, menurut Kolonel pasukan gabungan polisi dan tentara Mohammed al Assadi yang dikutip oleh Reuters dan dilansir melalui laman okezone.com, Senin (11/1/2016) sembilan pejuang tewas dan melukai 15 lainnya. Menurutnya, pesawat tanpa awak tersebut terbang dan menembak di titik koordinat yang salah. Assadi mengatakan drone justru menembaki pasukan Jund al Imam dan bukan menembak ISIS.Salah satu kelompok yang tergabung dalam Hashid, Asaib Ahl al Haq, mengutuk penembakan tersebut. Kelompok yang berasal dari Iran itu justru menuduh koalisi Amerika Serikat (AS) sebagai pelaku penembakan kepada para pejuang.“Koalisi AS kembali menyerang faksi pejuang Hashid Shaabi saat satu unit drone menembaki pejuang di Kamp Speicher,” tuding juru bicara Asaib Ahl al Haq, Naim al Uboudi.Namun tuduhan tersebut dibantah juru bicara koalisi AS yang berbasis di Baghdad, Kolonel Steve Warren. Dia yakin betul bahwa serangan tersebut benar-benar dilakukan secara tidak sengaja oleh pasukan Irak.(Fit)