Matatelinga.com, Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan negaranya siap memberikan suaka kepada Presiden Bashar al Assad jika diktator Suriah itu digulingkan dan harus untuk meninggalkan negaranya yang dilanda konflik. Meski begitu, Putin mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi mengenai nasib Assad di Suriah.“Kami memberikan suaka kepada (Edward) Snowden, yang jauh lebih sulit dibandingkan memberikan hal serupa kepada Assad,” kata Putin dalam sebuah wawancara yang dilansir Washington Post dan dikutip dari laman okezone.com, Rabu (13/1/2016).Pemimpin Rusia itu merujuk kepada suaka yang diberikan negaranya kepada Edward Snowden yang membocorkan beberapa dokumen rahasia Amerika Serikat (AS) mengenai program pengawasan yang dilakukan kepada warganya. Rusia memberikan suaka kepada Snowden yang dianggap sebagai pengkhianat negara oleh AS pada 2003.Moskow yang memberikan berbagai bantuan militer kepada Suriah memang dipandang sebagai sekutu terdekat Damaskus saat ini . Meski begitu, Putin tidak segan untuk mengkritik Assad wawancara yang dilakukannya dengan surat kabar Jerman, Bild.“Saya pikir Presiden Al Assad telah membuat banyak kesalahan selama menangani konflik Suriah,” katanya. Putin mendesak adanya undang-undang baru di Suriah dan diadakannya percepatan pemilihan umum (pemilu) di negara konflik tersebut.“Adalah rakyat Suriah sendiri yang harus memutuskan siapa dan bagaimana negara mereka dijalankan,” ujarnya. Assad sendiri telah setuju untuk mengadakan percepatan pemilu jika pasukan pemberontak meletakkan senjata mereka.Jika nantinya Assad terdepak dan terpaksa lari ke Rusia, dia akan bergabung dengan mantan Presiden Ukraina yang juga dilengserkan dan kabur ke Rusia pada Februari 2014, Viktor Yanukovych.(Fit)