Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
WNA Jadi Target Utama Serangan Teror
Serangan Teroris

WNA Jadi Target Utama Serangan Teror

Admin - Sabtu, 16 Januari 2016 10:19 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Satu hari usai serangan bom dan penembakan di kawasan Sarinah, Jakarta, serangan teror juga terjadi di Hotel Splendid, Burkina Faso pada Jumat 15 Januari malam waktu setempat.Meski dilakukan oleh dua kelompok teroris berbeda, pola kedua serangan tersebut sangat mirip. Lokasi serangan sama-sama berada di Ibu Kota Negara. Target serangan teror keduanya juga sama yakni warga negara asing.Serupa dengan serangan di Jakarta yang dilakukan di kedai kopi milik waralaba Starbucks, para pelaku juga menyerang sebuah restoran di Ibu Kota Ouagadougou yang sering dijadikan tempat pertemuan warga negara asing. Satu lagi kemiripan adalah kedua tempat serangan dekat dengan perwakilan PBB.Restoran yang diserang teroris di Burkina Faso dimiliki oleh seorang warga negara Ukraina. Menurut salah satu konsuler Rusia di Burkina Faso, Anna Rachina-Kulibali, sebagaimana dikutip Russia Today dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (16/1/2016), kemungkinan besar ada korban tewas yang merupakan warga negara asing.Sebelumnya diberitakan Direktur Rumah Sakit Yalgado Ouedraogo, Robert Sangare, mengonfirmasi sedikitnya 20 orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam serangan tersebut. Salah satu cabang Al Qaeda, Islamic Maghreb mengaku bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.Burkina Faso bergejolak sejak 2014 usai Presiden Blaise Compaore dilengserkan akibat protes besar-besaran. Pada September 2015 pasukan pengamanan presiden melakukan kudeta yang hanya berlangsung selama sepekan. Tim transisi mengambil alih pemerintahan usai kudeta tersebut hingga pemilu November lalu memilih Roch Marc Christian Kabore sebagai presiden.Namun, negara dengan mayoritas penduduk Muslim itu menjadi sasaran serangan kekerasan oleh kelompok militan yang juga beroperasi di tetangga mereka, Mali.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita

Imigrasi Medan Amankan 7 WNA dan 31 WNI Pelaku Jaringan "Love Scamming"

Berita

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?