Matatelinga.com, Pemerintah Korea Selatan mengklaim Korea Utara mengirim sekira satu juta brosur propaganda memakai balon ke ibu kota Seoul. Tindakan Korut ini dinilai sebagai aksi balasan terhadap speaker propaganda milik Korsel.Kedua Korea saling berbalas melemparkan propaganda usai Pyongyang mengklaim berhasil melakukan uji coba bom hidrogen pada Rabu 6 Januari. Korsel yang kesal kembali mengaktifkan pengeras suara mereka di perbatasan dan memperdengarkan lagu-lagu K-pop serta suasana kehidupan di Seoul. Selatan menganggap itu adalah cara yang lebih ampuh untuk mematikan pengaruh utara daripada dengan senjata.Seperti diberitakan ABC News dan dilansir dari laman okezone.com, Senin (18/1/2016), Pyongyang membalas dengan menerbangkan balon-balon berisi propaganda anti-Korsel. Menurut Menteri Pertahanan Negeri Ginseng, Korut menerbangkan balon itu hampir setiap hari. Bahkan, beberapa balon berisi brosur itu berhasil mencapai ibu kota Seoul.Penerbangan balon berisi brosur oleh Korut cukup jarang dilakukan. Kedua Korea sudah berhenti melakukan perang psikologis sejak 2004 sebagai bagian dari langkah-langkah pengurangan ketegangan. Korut dan Korsel secara teknis masih berperang karena perang saudara yang berlangsung pada 1950–1953 hanya diakhiri dengan kesepakatan gencatan senjata.(Fit)