Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Polisi China Berhasil Gagalkan Perdagangan Manusia
Human Trafficking

Polisi China Berhasil Gagalkan Perdagangan Manusia

Admin - Kamis, 21 Januari 2016 14:10 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Polisi China berhasil menggagalkan perdagangan manusia dari wilayah terpencil di barat daya. Menurut kantor berita Xinhua, nilai transaksi yang digagalkan mencapai USD3 ribu atau setara Rp41,6 juta.Polisi menangkap 78 tersangka dan berhasil menyelamatkan 15 bayi. Penangkapan dilakukan berdasarkan penyelidikan polisi terhadap sepasang suami-istri. Keduanya diketahui melakukan perjalanan dari wilayah pegunungan Liangshan di Provinsi Sichuan ke Kota Linyi di Provinsi Shandong secara rutin.“Sang istri membeli bayi-bayi itu di Liangshan dan dikirim ke Linyi. Sang suami lalu mencari pembeli potensial di kota itu,” demikian dilaporkan Xinhua, sebagaimana dikutip dari Reuters dan dilansir dari laman okezone.com, Kamis (21/1/2016).Satu bayi laki-laki dihargai sekira CNY50 ribu–60 ribu atau setara Rp105 juta–126 juta. Sedangkan satu bayi perempuan dihargai CNY20 ribu–30 ribu atau setara Rp42,3 juta–63,4 juta. Bayi-bayi itu kini berada dalam perawatan dinas kependudukan setempat. Dokter sudah mengambil sampel darah mereka untuk menemukan orangtua biologis bayi-bayi malang tersebut.Perdagangan manusia, khususnya perdagangan anak, cukup marak di China. Kebijakan satu anak satu keluarga dituding menjadi penyebab banyak pasangan ingin mendapatkan anak laki-laki karena dinilai menjadi penerus nama keluarga serta mendatangkan rezeki bagi orangtua.Bias gender tersebut mengakibatkan kasus aborsi, pembunuhan, dan penelantaran terhadap bayi perempuan meningkat. Ketidakseimbangan komposisi penduduk itu menciptakan permintaan yang tinggi terhadap bayi laki-laki sehingga meningkatkan angka penculikan serta perdagangan bayi. Sedangkan bayi perempuan dijual untuk dijadikan pengantin di masa depan serta dimanfaatkan guna menarik maskawin dari pria-pria kaya.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU