Matatelinga.com, Semua korban dalam kecelakaan dua helikopter marinir Amerika Serikat (AS) di Hawaii seminggu yang lalu dipastikan telah meninggal. Total 12 marinir Heavy Skuadron 463 berada di dalam kedua pesawat tempur yang bertabrakan di udara dan jatuh ke perairan utara Pulau Oahu.Penjaga pantai memastikan hal ini setelah melakukan pencarian dan upaya penyelamatan di sekitar 40.000 mil wilayah laut dari garis pantai terluar selama lebih dari lima hari.Kedua belas marinir secara resmi diumumkan sebagai almarhum pada hari Rabu 20 Januari 2016 dan secara pribadi diinfokan kepada keluarga masing-masing. Menurut pemberitaan dari The Guardian dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (23/1/2016), korban rata-rata berusia antara 21 sampai 41 tahun.“Mereka sedang menjalankan misi pelatihan untuk satu malam. Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian pada tengah malam, setelah menerima beberapa kali laporan mengenai kecelakaan yang berjarak 2,5 mil dari barat laut tepi pantai Haleiwa,” kata juru bicara Marinir AS Mayor Christian Devine.Sebelumnya, semua korban dinyatakan menghilang. Ketika petugas mencapai lokasi, mereka hanya menemukan puing-puing, sebuah rakit yang kosong dan api di atas air. Tidak tampak satu pun sosok yang selamat maupun jasad korban yang tewas akibat insiden tersebut.Kedua helikopter militer itu adalah milik Satuan Marinir Heavy Skuadron 463, pesawat tempur kelompok 24, sayap utama kordinasi pesawat tempur Marinir AS yang berbasis di pangkalan militer Hawaii. Tepatnya di Teluk Kaneohe.(Fit)