Matatelinga.com, Seorang jenderal Rusia dikabarkan meninggal dunia karena sebab yang tidak diketahui beberapa pekan setelah dikirim ke Suriah untuk melakukan negosiasi dengan Presiden Bashar al Assad.Kolonel Jenderal Igor Sergun, kepala unit intelijen militer Rusia GRU Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata meninggal dunia pada 3 Januari 2016 pada usia 58 tahun. Kementerian Pertahanan Rusia tidak memberikan informasi mengenai bagaimana dan di mana sang jenderal meninggal dunia.Laporan yang dilansir Financial Times dengan mengutip sumber dari seorang pejabat intelijen Eropa menyebutkan bahwa sebelum meninggal, Jenderal Sergun ditugaskan ke Damaskus oleh Presiden Vladimir Putin untuk melakukan negosiasi dengan Presiden Suriah Bashar al Assad dan memintanya untuk mundur.Dia ditugaskan untuk menyampaikan sebuah proposal rahasia untuk melengserkan Assad dengan tetap mempertahankan pemerintahan mayoritas Syiah di Suriah, dan melakukan negosiasi lainnya dengan pihak pemberontak. Namun, laporan itu dibantah oleh juru bicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov. Demikian dilaporkan The Independent dan dikutip dari laman okezone.com Minggu (24/1/2016).Kematian mendadak jenderal bintang tiga itu mendapat perhatian besar dari Pemerintah Rusia, yang menyebutnya sebagai seorang “patriot dengan keberanian besar”. Presiden Putin juga langsung menghubungi kerabat Sergun untuk menyampaikan belasungkawanya.Hubungan antara Rusia dengan Suriah sendiri sampai saat ini terlihat dekat dan akrab. Meski begitu, Presiden Assad telah menegaskan bahwa dia tidak akan mundur dari jabatannya.(Fit)