Matatelinga.com, Sebuah bom mobil meledak tidak jauh dari istana presiden Yaman, pada Kamis 28 Januari 2016, waktu setempat dan menewaskan delapan orang.Dilaporkan, Presiden Yaman sendiri, Abdu Rabbuh Mansour Hadi tidak terluka akibat ledakan tersebut. Pejabat Keamanan Kota Aden mengatakan bom mobil itu meledak di pos pengecekan yang berlokasi 1,6 kilometer dari istana.Dikabarkan, ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan bom ini. Sebagaimana dilansir dari New York Times dan dikutip dari laman okezone.com, Jumat (29/1/2016) pelaku peledakan tersebut diduga menargetkan konvoi pejabat senior Yaman, yang sedang menuju istana.Presiden Hadi sendiri pada tahun lalu dipaksa mundur dari jabatannya oleh pemberontak Houthi dan diasingkan dari Sana, ibu kota Yaman. Setelah berbulan-bulan tinggal di Arab Saudi, Presiden Hadi dan anggota kabinetnya kembali ke Aden pada September 2015, karena Yaman berhasil dibebaskan dari pemberontak Houthi.Namun, dikabarkan pemerintah yang didukung oleh koalisi militer Arab Saudi, masih belum sepenuhnya mengontrol Yaman, akibat ISIS dan jaringan Al Qaeda kerap melancarkan serangan.(Fit)