Matatelinga.com, Persebaran Virus Zika belum terhenti sejak merebak di Brasil dan meluas ke seantero Benua Amerika. Vaksin sebagai “senjata” melawan infeksi virus yang dibawa Nyamuk Aedes Aegypti ini pun belum bisa ditemukan. Seperti dilansir melalui laman okezone.comTidak hanya di Benua Amerika, Virus Zika ini pun sudah menyebar ke beberapa negara Eropa seperti Inggris, Italia, Spanyol dan Denmark, hingga ke Oseania dan Australia. Virus yang pertama kali terdeteksi di Uganda pada 1947 ini, memang tak mematikan secara langsung buat manusia.Namun Virus Zika sangat rawan buat para wanita hamil, di mana dalam semua kasusnya, wanita hamil yang terinfeksi akan melahirkan bayi dengan kelainan Microcephaly. Sebuah kelainan otak dan ukuran kepala bayi yang lebih kecil dari ukuran normal.Kendati begitu, kaitan langsung antara Virus Zika dan Microcephaly memang masih diteliti lebih jauh. Pun demikian dengan vaksinnya. Di Amerika Serikat (AS), Presiden Barack Obama juga sebelumnya meminta segenap stakeholder kesehatan di AS, untuk segera menemukan vaksinnya.(Fit)