Matatelinga.com, Pembicaraan damai antara Pemerintah Suriah dengan pihak oposisi kembali diundur menyusul boikot dari komite negosiasi oposisi Suriah atau High Negotiation Comittee (HNC). Meski begitu, utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura berharap pembicaraan itu akan dapat berlangsung pada Minggu 31 Januari 2016.“Saya memiiki alasan yang baik untuk percaya bahwa mereka (HNC) sebenarnya mempertimbangkan hal ini secara sangat serius, dan karena itu mungkin pada Minggu (31/1/2016), saya akan memulai diskusi dengan mereka, agar dapat melanjutkan pembicaraan intra-Suriah,” kata de Mistura yang dilansir Reuters dan dikutip melalui okezone.com, Sabtu (30/1/2016).Keterangan yang diperoleh dari seorang aktivis independen yang mewakili HNC menyebutkan komite negosiasi itu berencana akan datang ke Jenewa, tidak untuk bernegosiasi dengan Pemerintah Suriah, melainkan untuk berbicara dengan de Mistura.“Mereka datang untuk berdikusi dengan de Mistura, dengan PBB. Bukan untuk bertemu langsung atau bernegosiasi dengan rezim,” demikian disampaikan aktivis bernama Farrah el Attasi itu.Negosiasi damai antara Pemerintah Suriah dengan oposisi sedianya dilaksanakan pada Jumat, (29 Januari 2016. Namun, karena beberapa syarat yang diajukan HNC belum dipenuhi oleh pemerintah, maka komite negosiasi tersebut memutuskan untuk melakukan boikot.(Fit)