Matatelinga.com, Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menyampaikan kemarahannya kepada Menlu Amerika Serikat (AS) John Kerry atas tuduhan korupsi yang dilontarkan pejabat senior Washington kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tuduhan AS itu menyebabkan peningkatan ketegangan hubungan kedua negara.“Ditegaskan bahwa kesalahan atas peningkatan ketegangan yang disengaja dalam hubungan bilateral terletak sepenuhnya di pada Washington,” demikian pernyataan yang disampaikan Kemenlu Rusia sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (30/1/2016).Dalam sebuah acara dokumenter di stasiun televisi Inggris, BBC, pejabat Kementerian Keuangan AS, Adam Szubin mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin adalah seorang sosok yang korup dan telah menutupi kekayaannya. Pada Jumat 29 Januari, pernyataan Szubin itu ditegaskan kembali oleh Washington yang mengatakan bahwa tuduhan tersebut merupakan pandangan yang dimiliki oleh Pemerintah AS.Kremlin mengecam tanggapan Pemerintah AS tersebut dan mengatakan komentar-komentar itu kurang ajar dan menghina, serta bertujuan untuk mempengaruhi pemilihan Presiden Rusia mendatang.(Fit)