Matatelinga.com, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu memberi peringatan keras ke kelompok Hamas yang menguasai sebagian besar wilayah Jalur Gaza. Pria berusia 66 tahun itu menyatakan akan mengerahkan kekuatan militer lebih besar jika terowongan perbatasan yang dibangun Hamas digunakan untuk menyerang Israel.Hamas diduga membangun jaringan-jaringan terowongan untuk menyusup ke Israel demi mempermudah serangan. Warga Israel yang tinggal di dekat Gaza mengatakan mendengar suara dari terowongan-terowongan di bawah rumahnya.“Kami merespons secara tenang dan sistematis terhadap semua ancaman, termasuk dari Hamas. Jika kami mendapat serangan dari terowongan-terowongan di Gaza, kami akan mengerahkan kekuatan tempur besar,” ancam Netanyahu dalam pidatonya, seperti dilaporkan ABC News dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (1/2/2016).“Saya pikir jika kawasan mengerti tindakan kami, dunia internasional juga akan mengerti. Kekuatan militer kami berkembang pesat. Saya berharap tidak ada yang mencoba kami sehingga tidak perlu mengerahkan kekuatan tempur,” ujar pria asal Tel Aviv itu.Pada Jumat 29 Januari, salah satu petinggi Hamas menyatakan anggota mereka sedang membangun terowongan-terowongan dan menguji coba roket untuk menyerang Israel setiap hari. Pernyataan itu dikeluarkan Ismail Haniyeh di tengah upacara pemakaman tujuh militan yang tewas akibat runtuhnya salah satu terowongan.Ketujuh militan tersebut diketahui sedang memperbaiki salah satu terowongan. Haniyeh mengklaim terowongan itu digunakan sebagai persiapan perang dengan Israel. Dia juga mengklaim Hamas berhasil membangun terowongan dua kali lebih banyak daripada Vietnam di masa perang.(Fit)