Matatelinga.com, Raja Yordania, Abdullah II bin al-Hussein, mengungkapkan bahwa negaranya mulai “gerah” mengurusi para pengungsi Suriah yang jumlahnya dikatakan sudah lebih dari sejuta orang.Oleh karenanya, Raja Abdullah meminta dukungan, terutama soal pendanaan dari Eropa dan komunitas internasional, karena para sejuta pengungsi Suriah itu tak hanya butuh tempat berteduh, tapi juga fasilitas kesehatan, sanitasi, hingga pendidikan.“Atas nama nurani rakyat Yordania, saya pikir mereka mulai mendekati titik didih. Cepat atau lambat, bendungan (emosi) itu akan pecah,” sebut Raja Abdullah.“Mereka sadar (komunitas internasional) bahwa jika mereka tak membantu Yordania, situasi krisis pengungsi akan bertambah rumit buat mereka tangani,” lanjutnya, dikutip The Telegraph dan dilansir dari laman okezone.com, Rabu (3/2/2016).Untuk menggalang dana, Raja Abdullah menggandeng Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menggelar penggalangan dana dalam sebuah konferensi di London pekan ini.“Bagaimana kita bisa menjadi kontributor terhadap stabilitas antar kawasan, jika kita dikecewakan komunitas internasional?,” tandasnya.Saat ini berdasarkan catatan PBB, jumlah pengungsi Suriah yang ditampung Yordania ada 635 ribu jiwa. Tapi Raja Abdullah mengatakan, total pengungsi yang dicatat pemerintahnya diklaim mencapai 1,4 juta jiwa – hampir 20 persen dari populasi warga Yordania saat ini.(Fit)