Matatelinga.com, Sementara Perundingan Intra-Suriah di Jenewa, Swiss tengah di-pending hingga akhir bulan ini, pernyataan mengejutkan datang dari Arab Saudi yang berencana menerjunkan pasukan daratnya ke Suriah.Dalih Saudi jelas untuk memerangi ISIS. Bahkan niat Saudi ini sudah disampaikan ke sekutu mereka, Amerika Serikat (AS).“Kami memang punya beberapa pertanyaan mengenai (proposal Saudi) itu,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, John Kirby.“Kami akan terus membahasnya dengan Saudi, tentang bagaimana titik parameternya. Kita hanya perlu mempelajarinya lebih lanjut,” tambahnya, dilansir Sputnik dan dikutip melalui laman okezone.com, Sabtu (6/2/2016).Akan tetapi, motif Saudi untuk menurunkan pasukan daratnya ke Suriah dalam rangka memerangi ISIS, diragukan pengamat yang juga Direktur Gulf Affairs Institute, Ali al-Ahmed.Yang dicemaskan dalam turunnya ribuan personel Saudi ke Suriah, adalah justru memperkuat kubu oposisi dan ISIS, untuk memukul mundur pasukan pemerintah Suriah yang selama ini mengalami kemajuan berkat sokongan serangan udara Rusia.“Saudi ingin menunjukkan diri bahwa mereka hadir melawan terorisme dan ISIS. ISIS itu sendiri adalah proxy-nya Saudi. Seperti di tahun 1980an ketika mereka mendukung mujahidin di Afghanistan,” timpal Al-Ahmed.(Fit)