Matatelinga.com, Persoalan hak asasi manusia masih saja ditemukan di berbagai negara di dunia. Setiap manusia tentu memiliki hak yang sama misalnya dalam hal memeluk agama, memperoleh pendidikan hingga mengekspresikan apa yang mereka rasakan.Namun, beberapa poin tadi sayangnya masih banyak dikekang oleh beberapa negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kali ini Okezone coba mengupas masalah hak asasi manusia (HAM) yang tergolong unik di sejumlah negara. Berikut ulasannya seperti dilansir dari boombastis.com dan dilansir dari laman okezone.com.Aksi Perbudakan di Mauritania : Aksi perbudakan ternyata masih terjadi di era modern saat ini. Kasus perbudakan yang merampas semua hak manusia secara utuh itu terjadi di Mauritania.Ada sekitar 10-20 persen penduduk di Mauritania adalah budak. Jumlah mereka mencapai 680 ribu jiwa dan besar kemungkinan masih akan bertambah.Hal ini terjadi akibat diskriminasi rasial. Di mana orang kulit putih akan melakukan hal kejam kepada mereka yang berkulit gelap. Meski demikian, dalam delapan tahun terakhir, pemerintah setempat mulai berusaha untuk membuat aturan baru dan membebaskan para budak itu.Legalisasi Penjualan Organ Tubuh di Iran : Tahukah Anda jika penjualan organ tubuh di Iran merupakan tindakan yang dilegalkan. Bahkan, tidak sedikit orang yang menawarkan organ tubuhnya secara langsung hingga diiklankan. Misalnya, banyak dari mereka menawarkan ginjal lengkap dengan informasi golongan darah untuk memudahkan calon pembeli.Padahal, aksi semacam itu di banyak negara justru sangat dilarang. Bahkan sudah termasuk kategori pelanggaran hukum alias kriminal. Kondisi di Iran tersebut lantas mengundang reaksi PBB. WHO bahkan memberi teguran keras meski sama sekali tak digubris oleh negeri para mullah itu.Israel Tolak Review HAM: Israel adalah satu-satunya negara yang menolak review masalah HAM di 193 negara anggota PBB. Padahal, kala itu semua negara rela melaporkan apa yang terjadi di negaranya, termasuk Indonesia yang sebenarnya juga memiliki banyak masalah perlanggaran HAM.Sikap Israel itu lantas membuat banyak negara berspekulasi jika di negeri zionis itu banyak sekali kasus pelanggaran HAM. Konflik dengan Palestina yang tiada berujung juga menjadi alasan kenapa negeri ini tidak mau di-review masalah HAM-nya. Pasalnya, jika masalah HAM itu terbongkar, bukan mustahil Israel bakal dijatuhi sanksi berat dari dunia internasional.Korea Utara Penjarakan Warga Seenaknya: Korea Utara memiliki kebiasaan memenjarakan warga seenaknya yang dianggap membangkang dan tidak loyal dengan negara. Selain penjara secara harfiah, penjara yang dimaksud di sini juga berarti penjara yang tersamar.Seperti penyensoran semua hal yang berasal dari luar Korea Utara. Bahkan banyak warga tidak memiliki akses untuk melihat berita dari luar negaranya.Banyak warga tak bisa keluar dan masuk dari negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu. Bahkan mereka yang ada di dalam negeri sama halnya seperti tahanan.Mereka dituntut patuh kepada Kim Jong-un dan berharap di masa depan akan ada penyelamat yang datang. Tindakan itu membuktikan bahwa Korea Utara benar-benar "menguliti" semua hak warga negaranya.(Fit)