Matatelinga.com, Gempa bumi berkekuatan 5,7 skala richter di Christchurch, Selandia Baru menyebabkan beberapa orang terluka, rumah-rumah warga porak poranda dan sebuah tebing curam di pinggir laut retak dan rubuh.Tebing-tebing di Taylor’s Mistake yang runtuh akibat guncangan yang terjadi lebih dari sekali sejak pukul 11.00 waktu Australia Timur, juga menyebabkan kepulan debu tebal pada musim panas. Momen ketika tebing itu runtuh ke laut sempat diabadikan oleh seorang pengguna Twitter Thomas Wieberneit.“(Kami harus) memegangi televisi dan lemari buku untuk mencegahnya jatuh. Alarm mobil milik tetangga menambah kehebohan dengan kebisingan terus menerus,” kicau seorang pengguna lain, Belinda McCammon, sebagaimana dilansir dari The Guardian dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (14/2/2016).Dalam beberapa foto yang diunggah warga setempat ke media sosial, menampilkan kondisi pasca gempa yang berantakan. Lemari buku yang terbuat dari kaca, pecah dan rebah di tanah, didampingi buku-buku dan sejumlah perabotan lain yang berserakan di lantai ruangan.Kedalaman gempa dikabarkan mencapai 31 kilometer, dengan pusat episentrum 15 kilometer di timur Christchurch.Gempa bumi ini terjadi tepat seminggu, sebelum peringatan lima tahun bencana alam serupa pada 22 Februari 2011 yang berdaya guncang 6,3 SR. Pada masa itu, hampir 200 orang meninggal dan mengakibatkan kerusakan hingga miliaran dolar Australia.(Fit)