Matatelinga.com, Meninggalnya Hakim Agung Amerika Serikat (AS) Antonin Scalia menimbulkan polemik dalam perpolitikan Negeri Paman Sam. Keinginan Presiden Barack Obama untuk menunjuk pengganti hakim berusia 79 tahun itu tidak mendapat restu dari senat yang dikontrol Partai Republik.Scalia yang merupakan salah satu hakim paling konservatif di AS meninggal di resor Cibolo Creek Ranch, Texas. Tidak diketahui kapan tepatnya pria yang diangkat oleh Presiden Ronald Reagan pada 1986 itu meninggal,Presiden Barack Obama segera menyampaikan rasa belasungkawanya dan mengatakan akan segera menunjuk pengganti Scalia.“Saya berencana untuk memenuhi tanggung jawab konstitusional saya dan menunjuk penerus pada waktunya, dan ada cukup banyak waktu untuk saya melakukan hal itu dan bagi senat untuk melakukan pemeriksaan yang adil dan melakukan pemungutan suara pada waktu yang tepat,” kata Obama melalui pernyataan singkat yang dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (14/2/2016).Namun, rencana Obama itu mendapat tentangan dari beberapa tokoh terkemuka Partai Republik yang menginginkan penerus Scalia ditunjuk oleh presiden baru yang akan dipilih pada November 2016 mendatang. Jika hal itu dilakukan, maka posisi Hakim Agung AS akan kosong untuk jangka waktu setidaknya 11 bulan, yang merupakan kekosongan terlama dalam beberapa puluh tahun terakhir.Gedung Putih diduga akan mengusulkan nominasi yang berasal dari kalangan perempuan atau golongan minoritas. Beberapa nama yang dijagokan antara lain Paul Watford, seorang hakim kulit hitam, Jane Kelly, seorang perempuan mantan pembela umum, dan Jacqueline Nguyen, perempuan keturunan Vietnam yang menjabat sebagai hakim di San Francisco.(Fit)