Matatelinga.com, Militer Turki membombardir milisi Kurdi yang berada di dekat Kota Aza di sebelah utara Suriah pada Sabtu 13 Februari 2016. Perdana Menteri (PM) Ahmed Davotoglu mengklaim tindakan itu adalah pembalasan dan menuntut pasukan Kurdi untuk mundur dari wilayah Azaz dan sekitarnya.“Pembalasan hari ini dilakukan di bawah aturan perang terhadap kekuatan yang merepresentasikan ancaman di Aza dan wilayah sekitarnya,” kata Davotoglu sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (14/2/2016). Menurut sumber dari pejabat keamanan Turki, serangan tersebut adalah pembalasan atas bombardir yang dilakukan kelompok Partai Persatuan Demokratik Kurdi, PYD dan pasukan yang berada di pihak Pemerintah Suriah.Serangan tersebut menargetkan pangkalan udara Menagh yang dikuasai kelompok Jaysh al Thuwwar yang masih merupakan sekutu dari kelompok milisi Kurdi, YPG. Namun, serangan tersebut juga menghantam desa Maranaz yang berada di wilayah itu menyebabkan beberapa warga sipil terluka.PYD yang mendukung YPG menguasai sebagian besar wilayah Suriah di perbatasan Turki-Suriah. Kelompok ini dipandang oleh Turki sebagai bagian dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang telah melakukan pemberontakan selama lebih dari tiga dekade untuk mendapatkan daerah otonomi di tenggara Turki. Kelompok ini dipandang sebagai ancaman bagi keamanan negara itu.(Fit)