Matatelinga.com, Entah apa yang ada di benak Presiden Prancis Francois Hollande. Dirinya menuai ejekan dari para petani yang marah saat menghadiri pameran pertanian yang diselenggarakan di Paris pada Sabtu 27 Februari.Ejekan tersebut semakin menegaskan ketidakpopuleran pria 61 tahun itu dalam sepekan terakhir yang ditandai dengan pemberontakan dalam Partai Sosialis pimpinannya dalam kebijakan reformasi tenaga kerja. Meski diejek selama pameran, Hollande justru senang.“Saya mendengar tangisan penderitaan itu. Saya lebih senang kemarahan itu diekspresikan selama pameran daripada di luar pameran,” tegas pria asal Rouen itu, seperti dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (28/2/2016).Selama pameran Hollande mendapat ejekan dan siulan dari para petani. Ia bahkan harus mendapatkan pengawalan petugas keamanan dari kerumunan massa. Sempat terjadi baku hantam dan salah satu stand milik Kementerian Pertanian dirobohkan massa.Para petani mengatakan ribuan kolega mereka bisa kehilangan pendapatan seiring adanya embargo makanan yang berasal dari Barat oleh Rusia serta adanya penurunan harga produk pertanian seperti susu dan keju di pasar dunia.Keadaan diperparah dengan adanya persaingan ketat dari tetangga mereka seperti Jerman dan Spanyol yang diuntungkan oleh regulasi dan pajak yang lebih rendah.Negeri Mode merupakan salah satu negara dengan ekonomi agraris yang cukup besar di Eropa. Hasil produksi pertanian di seluruh Prancis menyentuh angka EUR74 miliar (setara Rp1.085 triliun) pada 2014.(Fit)