Matatelinga.com, Indonesia mengimbau seluruh negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk menggandakan kekuatan untuk menyelesaikan konflik di Palestina.“Sebab Indonesia percaya bahwa tidak ada satupun negara di dunia yang bisa menyelesaikan masalah di Palestina jika ia hanya berdiri sendiri. Kita harus bersatu di bawah bendera OKI, menggandakan kekuatan mencapai tujuan yang sama untuk Palestina,” seru Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa (KTT LB) OKI 2016 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta pada Minggu (6/3/2016).Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu berharap, KTT LB OKI kelima ini dapat mempererat solidaritas negara-negara Islam di dunia dalam membantu proses rekonsiliasi atau perdamaian di Palestina. Seperti dilansir dari laman okezone.comKondisi Palestina sejauh ini menurutnya semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 70 tahun sejak berdirinya organisasi nirlaba internasional PBB dan lebih sudah enam dekade berlalu sejak Konferensi Bandung, rakyat Palestina masih hidup dalam penjajahan dan agresi militer Israel.Gelombang kekerasan yang paling serius dimulai ketika tempat beribadah umat Islam Palestina di Masjid Al Aqsa dibakar habis pada 1969. Israel bahkan mengokupasi Al Quds Al Sharif hingga saat ini.Segala upaya perundingan damai telah dilakukan, namun Israel terus bergeming. Seolah tidak peduli dengan penderitaan tetangganya. Lebih dari lima juta warga Palestina hidup layaknya pengungsi di tanah airnya sendiri.“Untuk itu, kita harus menghentikan invasi Israel. Semakin lama kita menunggu, semakin terabaikan hak asasi manusia serta kemerdekaan yang fundamental. Semakin lama kita menunggu, semakin besar rintangan untuk mereka untuk memutuskan nasibnya sendiri,” tegas Menlu Retno.(Fit)