Matatelinga.com, Serangan udara Israel ke Jalur Gaza menewaskan sepasang kakak beradik asal Palestina. Seorang petugas medis mengatakan, korban tewas terdiri dari seorang anak perempuan berumur enam tahun dan kakak laki-lakinya yang berusia 10 tahun.Anak perempuan itu diketahui bernama AIsraa Abu Khosa dan kakaknya bernama Yassin Abu Khosa. Serangan itu mendarat tepat di rumah anak-anak Palestina tersebut di Beit Lahiya pada Sabtu 12 Maret 2016.“Yassin meninggal lebih dahulu. Dia adalah korban pertama yang menderita luka fatal akibat serangan udara yang berlangsung sejak Oktober tersebut,” ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashral al-Qidra kepada Al Jazeera, Minggu (13/3/2016). Dilansir dari laman okezone.comSementara itu, saudara tertua mereka, Ayoub Abu Khosa (13) nyawanya berhasil tertolong karena hanya menderita luka ringan.Serangan udara Israel terjadi selang satu jam setelah roket diluncurkan di selatan Israel pada Jumat 11 Maret 2016 malam. Sedikitnya lima serangan udara menggempur Palestina dan menyasar fasilitas-fasilitas Hamas.Terkait serangan tersebut, sayap pasukan Hamas yaitu Qassam bersumpah akan melakukan serangan balasan pada Sabtu 12 Maret 2016 malam.“Darah dua anak yang tewas tersebut tidak akan tumpah dengan sia-sia,” seru organisasi politik Palestina yang memiliki basis kekuasaan di Gaza sejak 1987 tersebut dalam situsnya.Serangan roket Gaza semakin meningkat secara signifikan semenjak perang bergulir pada 2014, yang menewaskan lebih dari 2.100 warga Palestina, sebagian besar penduduk sipilnya, serta enam warga Israel dan 67 pasukan Israel.(Fit)