Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Investor Kilang Tak Akan PHK Karyawan
Kilang Minyak

Investor Kilang Tak Akan PHK Karyawan

Admin - Selasa, 29 Maret 2016 13:14 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Investor kilang mini PT Tri Wahana Universal (TWU) memastikan tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan meski kilang pengolahan bahan bakar minyak (BBM) di Bojonegoro, Jawa Timur, berhenti beroperasi sejak tiga bulan lalu.”Kami berusaha semaksimal mungkin tidak melakukan PHK,” tegas CEO dan Founder TWU Rudy Tavinos di JakartaKilang mini TWU tidak mendapatkan pasokan minyak mentah sejak 16 Januari 2016 sehingga akhirnya berhenti produksi pada 20 Januari 2016. Hal ini disebabkan belum ada kepastian formula harga sumur dan pasokan minyak mentah untuk kilang mini TWU yang dibangun dekat mulut sumur Lapangan Banyu Urip.Ironisnya, situasi ini dialami TWU meskipun keberadaan kilang mini tersebut mampu menciptakan multiplier effect yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Selama ini pasokan minyak mentah Tri Wahana Universal berasaldari fasilitas Early Oil Expansion (EOE) dan Early Production Facility (EPF) Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, dengan total 16.000 barel per hari (bph) dengan formula harga mulut sumur. Seperti dilansir dari laman okezone.comSementara, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah berjanji akan menetapkan formula harga khusus untuk kilang TWU. Kajian LPPM Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebutkan, terdapat 5.300 tenaga kerja di kawasan kilang TWU.Kementerian ESDM diharapkan segera menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh TWU dan kegiatan produksi segera dilakukan supaya tidak berdampak negatif bagi banyak sektor.Direktur Utama PT Bahana Multiteknik Budi Utomo menyatakan, sejak TWU tidak berproduksi, ratusan armada tangki pengangkut produk BBM yang diolah di kilang TWU berhenti beroperasi.”Kami harus menanggung biaya gaji dan operasional miliaran per bulan, di luar cicilan pembayaran bank. Usaha kami dan perusahaan transporter lain sangat tergantung pada TWU. Kami berharap pemerintah pusat segera menyelesaikan persoalan ini,” kata Budi. (Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Berita

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Berita

Kuasa Hukum Pekerja PT TPL Melakukan Pendampingan Tripartit di Disnaker SU Terkait PHK Sepihak Perusahaan

Berita

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Berita

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Berita

Ini Alasan Investor Otomotif Mulai Tinggalkan Indonesia, Pindah ke Negara Lain