Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
AS Kerahkan 12 Jet Tempur Untuk Lawan Agresi Rusia
Agresi Rusia

AS Kerahkan 12 Jet Tempur Untuk Lawan Agresi Rusia

Admin - Minggu, 03 April 2016 13:16 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan 12 jet tempur F -15 C Eagle dan sekitar 350 penerbang ke Islandia dan Belanda.

Pihak Angkatan Udara (AU) mengungkapkan bahwa pesawat AS itu berasal dari Fighter Squadron 131 yang berbasis di Barnes Air National Guard Base, Massachusetts dan Fighter Squadron 194 di Fresno Air National Guard Base, California.

Misi yang akan dibawa pasukan AS itu adalah untuk mendukung misi pengintaian udara NATO di Islandia serta melakukan pelatihan terbang di Belanda, sebagaimana dikutip dari Daily Mail dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (3/4/2016).

Jet tempur F-15 tersebut dikirimkan AS sebagai bagian usaha Negeri Paman Sam untuk menghalangi agresi Rusia di wilayah Eropa.

Pada Februari 2016, AS mengatakan bahwa mereka akan mengirim enam pesawat tempur F-15 ke Finlandia sebagai bagian dari Operasi Atlantic Resolve, yang dimulai AS pada 2014.

Pengiriman itu untuk membantu para sekutu NATO akibat kekhawatiran agresi dari Rusia pasca terjadinya intervensi militer Negeri Beruang Merah di Ukraina. Pengiriman jet tempur itu juga akibat faktor lain yang di mana Islandia adalah satu-satunya anggota NATO yang tidak memiliki militer.

AS sebelumnya telah menggunakan pangkalan udara Islandia selama Perang Dingin karena Islandia berada di lokasi yang sangat strategis yaitu di tengah-tengah wilayah Samudera Atlantik. Tapi, pangkalan udara itu telah ditutup pada tahun 2006.

Sementara itu, tanpa adanya kehadiran militer Negeri Paman Sam, NATO berupaya mempertahankan kontrol udara di Islandia sejak 2008. Meski demikian, pertahanan udara NATO tidak mampu menghentikan masuknya pesawat Rusia yang kerap melakukan pelanggaran kedaultan di wilayah udara Islandia.

Mika Varvikko, pejabat dari Departemen Pertahanan Finlandia, mengatakan "Kerjasama dengan AS selama ini sangat dekat. Kerjasama itu telah berlangsung dan akan terus berjalan".

Dalam beberapa tahun terakhir ini, ketegangan dengan Rusia semakin meningkat setelah tindakan agresif Presiden Rusia, Vladimir Putin di wilayah Eropa Timur dan Timur Tengah.

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat

Berita

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Berita

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram