Matatelinga.com, Seorang perwira angkatan laut Amerika Serikat (AS) yang memiliki akses kepada informasi intelijen penting telah ditahan atas tuduhan melakukan kegiatan mata-mata bagi pihak asing. Menurut seorang yang tidak disebutkan namanya, prajurit tersebut kemungkinan memberikan informasi tersebut kepada China atau Taiwan.Tersangka diidentifikasi sebagai Komandan Edward Lin, seorang perwira kelahiran Taiwan yang kemudian menjadi warga negara AS melalui proses naturalisasi.Dokumen angkatan laut yang telah disunting menyebutkan bahwa Komandan Edward ditugaskan di markas angkatan laut untuk patroli dan kelompok pengintaian yang mengawasi aktivitas pengumpulan intelijen.Dia dituduh dua kali menyampaikan informasi rahasia dan tiga kali mencoba melakukannya dengan perwakilan negara asing dengan maksud atau alasan “untuk memberikan keuntungan bagi negara asing”. Demikian disebutkan dalam dokumen yang dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (11/4/2016).Meski tidak disebutkan negara mana yang dimaksud dalam dokumen tersebut, Pemerintah AS menduga China atau Taiwan sebagai pihak yang mungkin terlibat. Namun, mereka menegaskan bahwa sampai saat ini penyelidikan masih berlangsung.Kedua negara yang terlibat masih belum memberikan tanggapan jelas atas kasus ini.Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang mengatakan dirinya tidak mengetahui detail kasus ini dan tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pernyataannya. Sedangkan Kementerian Pertahanan China belum memberikan komentarnya.Dari pihak Taiwan, Kementerian Pertahanan mengatakan tidak mempunyai informasi mengenai kasus yang sedang berlangsung dan Kementerian Luar Negerinya menolak untuk berkomentar.(Fit)