Matatelinga.com, Kelompok bersenjata dari Sudan Selatan melancarkan serangan yang menewaskan sedikitnya 208 warga sipil di wilayah Gambela, Ethiopia Barat. Selain menewaskan warga, mereka juga melukai 75 orang dan menculik 108 anak-anak.Serangan yang terjadi pada Jumat, 15 April 2016 itu semula dilaporkan menewaskan 140 orang, namun jumlah korban bertambah secara signifikan dalam dua hari terakhir. Juru bicara pemerintah Getachew Reda menambahkan bahwa kelompok bersenjata itu juga merampok hewan-hewan ternak milik penduduk Gambela.“Pasukan pertahanan Ethiopia sedang mengambil tindakan. Mereka tengah mengejar para penyerang,” kata Getachew sebagaimana dilansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (18/4/2016).Dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut, namun, pejabat di Gambela mengatakan pasukan Ethiopia telah melintasi perbatasan Sudan Selatan untuk mengejar para penyerang.Peristiwa ini diyakini sebagai sebuah aksi perampokan yang sering terjadi lintas batas negara di wilayah itu. Aksi ini biasanya dilakukan oleh suku Murle dari wilayah Jongle di Sudan Selatan yang berbatasan dengan Ethiopia.Mereka tidak memiliki hubungan dengan pasukan Pemerintah Sudan Selatan maupun kelompok pemberontak yang pernah berseteru dalam perang saudara yang berakhir dengan perjanjian damai tahun lalu. Meski masih rawan konflik, Sudan Selatan saat ini berada dalam keadaan damai setelah perjanjian damai antara pemerintah dan pemberontak yang ditindaklanjuti dengan pembagian kekuasaan pada Januari lalu.(Fit)