Matatelinga.com, Sebanyak 500 imigran diperkirakan meninggal dunia saat sebuah kapal besar tenggelam di Laut Mediterania pekan lalu, di antara Libya dan Italia. Informasi tersebut disampaikan oleh badan pengungsi PBB pada Rabu, 20 April 2016.Kejadian ini dapat dikatakan sebagai salah satu tragedi terburuk yang menimpa para pengungsi dan imigran dalam 12 bulan terakhir.Dalam peristiwa ini, 41 korban yang terdiri dari 37 laki-laki, tiga perempuan, dan seorang anak berusia tiga tahun berhasil diselamatkan oleh sebuah kapal dagang dan dibawa ke Kalamata, Yunani, sebagaimana dikutip dari CNN dan dilansir dari laman okezone.com, Kamis (21/4/2016).Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi mengungkapkan para imigran yang diselamatkan adalah 23 warga Somalia, 11 warga Etiopia, enam warga Mesir, dan satu orang dari Sudan.Korban selamat mengatakan kepada pejabat PBB bahwa mereka adalah bagian dari 100 dan 200 orang yang berangkat pada pekan lalu pada dengan perahu berukuran 30 meter dari lokasi dekat Tobruk, Libya.Setelah berlayar selama beberapa jam, para penyelundup yang bertanggung jawab atas perahu, berusaha untuk mentransfer para penumpang ke kapal yang lebih besar dalam keadaan penuh sesak. (Fit)