Matatelinga.com, Setidaknya 40.000 warga Suriah telah melarikan diri dari pertempuran yang terjadi dekat Aleppo, utara Suriah, dalam beberapa hari terakhir. Pertempuran disebabkan oleh gencarnya serangan pasukan pemerintah terhadap pejuang oposisi meskipun gencatan senjata sedang berlangsung.Meningkatnya kekerasan telah mendorong orang ke arah Timur menuju kota perbatasan Azaz, Bab al-Salam, dan kamp-kamp pengungsi di Saijou, sebagaimana dilaporkan oleh Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Rabu, 20 April 2016."Dengan masuknya lebih dari 75.000 pengungsi ke sub-distrik Azaz pada Januari dan Februari 2016, kebutuhan kemanusiaan diperkirakan akan meningkat," ujar OCHA dalam sebuah pernyataannya, sebagaimana dikutip dari Aljazeera dan dilansir dari laman okezone.com, Kamis (21/4/2016).PBB merasa khawatir atas nasib ribuan pengungsi akibat pertempuran yang terjadi."Kami sangat prihatin dengan pertempuran yang terjadi di Suriah Utara dan dampaknya terhadap warga sipil. Kami akan terus memantau situasi secara cermat," ujar Ariane Rummery dari badan Pengungsi PBB.Terkait hal ini, pihak oposisi menuduh pemerintah telah melanggar perjanjian penghentian permusuhan dengan meluncurkan serangan baru ke Aleppo.(Fit)