Matatelinga.com, Kepolisian Pike County telah menggiring lebih dari 30 orang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan terkait kasus penembakan brutal di Ohio yang menewaskan satu keluarga pada Jumat 22 April 2016 sekira pukul 08.21 waktu Amerika Serikat (AS).“Siapapun yang bertanggung jawab atas pembunuhan delapan anggota keluarga Rhoden ini pasti bersenjata dan berbahaya. Sejauh ini polisi sudah menemui 100 kerabat dan kolega mereka di sebuah gereja. Kami juga meminta bantuan dari Biro Investigasi Kriminal Ohio untuk menyelidiki kasus pembunuhan ini,” papar Jaksa Agung Mike DeWine, seperti dikutip dari Belfast Telegraph dan dilansir dari laman okezone.com, Minggu (24/6/2016).Sayangnya, otoritas setempat hingga kini belum mau angkat bicara soal senjata yang mereka gunakan. Mereka juga menolak mengungkap identitas para korban dan orang-orang yang sudah dicurigai kuat menjadi tersangka.Kasus ini juga mengundang perhatian bakal capres AS dari Partai Republik sekaligus Gubernur Ohio John Kasich. Dalam kampanyenya di Connecticut, dia menyerukan kepada pihak kepolisian untuk segera mencari, menangkap dan mengadili pembunuhnya. FBI Cincinnati bahkan mengajukan diri untuk membantu jika dibutuhkan.Penembakan masal tersebut terjadi di empat tempat berbeda, menewaskan tujuh orang dewasa dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun. Semua korban ditembak tepat di kepalanya ala eksekusi, dan setelah diselidiki oleh pihak berwajib mereka ternyata memiliki hubungan kekeluargaan.Salah seorang dewasa yang ditembak ialah seorang ibu yang tengah terlelap di tempat tidurnya, bersama bayinya yang belum genap berusia seminggu. Sementara itu, dua anak lain bersama bayi berumur enam hari tersebut ditemukan dalam kondisi sehat tanpa luka sedikit pun.(Fit)