Matatelinga.com, Otoritas keamanan Rusia melakukan operasi khusus di Samara. Hasilnya, mereka menemukan bahan peledak di sebuah Musala ilegal. Sedikitnya 53 orang ditahan karena kepemilikan bahan peledak tersebut.Pemerintah setempat menyatakan Musala itu ilegal karena tidak memiliki izin pembangunan di wilayah perumahan Kota Samara. Anjing pelacak kepolisian berhasil menemukan lebih dari 1 kilogram (kg) bahan peledak yang asalnya tidak diketahui.Seperti diwartakan Russia Today dan dikutip dari laman okezone.com, Minggu (1/5/2016), tim gegana menilai usaha menjinakkan bahan peledak di luar gedung sangat tidak aman. Akhirnya, mereka memutuskan untuk meledakkannya di dalam Musala ilegal tersebut.Jalan layang M5 yang berada di depan Musala tersebut ditutup pada kedua arah. Warga sekitar juga diungsikan sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.Musala tersebut menjadi lokasi berkumpulnya penganut Salafi di Kota Samara. Salafi adalah gerakan yang dianggap ultra-konservatif di kalangan Sunni. Satu dari 53 orang yang ditahan diyakini mempromosikan ISIS lewat jaringan internet. Sumber lainnya mengatakan beberapa anggota kelompok tersebut saat ini bergabung dengan ISIS di Suriah(Fit)