Matatelinga.com, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyampaikan harapan negaranya untuk pemimpin baru dari Filipina akan menyukseskan kebijakan diplomasi dari Presiden Benigno Aquino.Sebagaimana dilansir dari NHK dan dikutip dari laman okezone.com, Rabu (11/5/2016) Elizabeth Trudeau sempat menolak berkomentar mengenai Rodrigo Duterte yang diharapkan pasti memenangkan pemilu presiden Filipina.Ia mengatakan hasilnya belum diumumkan secara resmi sehingga ia menolak untuk berkomentar. Namun ia mengatakan bahwa AS dan Filipina mempunyai ikatan yang kuat berdasarkan rasa hormat terhadap nilai demokrasi.Karena hal itulah Trudeau menuturkan bahwa pemerintahnya berharap untuk terus melanjutkan ikatan tersebut.AS sendiri pernah menandatangani kesepakatan militer baru dengan pemerintah Filipina dibawah kepemimpinan Aquion pada 2 tahun yang lalu. Hal tersebut dikabarkan untuk membantu Filipina menangkal pengaruh China di Laut China Selatan.Menurut kesepakatan itu, AS dapat menurunkan pasukannya di Filipina. Ahli dari AS memaparkan jika presiden baru nantinya tidak mendukung terhadap kebijakan pro-AS seperti Aquino maka hal tersebut sangat mempengaruhi perkembangan sengketa wilayah di Laut China Selatan(Fit)