Matatelinga.com, Kementerian Luar Negeri memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir di KTT Rusia-ASEAN di Sochi pada 19–20 Mei 2016. Konferensi tersebut diadakan sebagai peringatan 20 tahun hubungan kerjasama antara negara-negara ASEAN dengan Rusia yang berlangsung sejak 1996.Direktorat Jenderal ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Derry Aman menyebut tema KTT kali ini adalah ‘Menuju Kemitraan Strategis ASEAN dengan Rusia’. Selama ini kemitraan kawasan ASEAN dengan Negeri Beruang Merah belum strategis sehingga masih banyak yang bisa digarap. Sebagai ketua delegasi ASEAN, Indonesia akan menghadiri KTT yang berpuncak pada 20 Mei 2016 tersebut.“Tanggal 19 Mei ada galadinner. Setelah itu akan ada ASEAN-Rusia culture meeting. Diharapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan akan hadir dalam acara tersebut. Selain itu juga akan ada festival of culture pada 19–20 Mei. Indonesia akan mengirimkan grup tari dari Papua,” terang Derry dalam press briefing di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2016). Seperti dilansir dari laman okezone.comAdapun agenda utama dalam KTT kali ini adalah pembahasan isu politik dan keamanan, ekonomi, sosial budaya, dan isu-isu regional serta global. KTT tersebut diharapkan dapat menghasilkan tiga dokumen, yakni deklarasi Sochi mengenai kemitraan dan visi-misi ke depan; Comprehensive Plan of Action untuk 2016-2020; dan rekomendasi lainnya.Pada KTT ASEAN-Amerika Serikat (AS) Februari 2016 dibahas juga mengenai isu sengketa di Laut China Selatan (LCS). Ketika ditanya mengenai hal tersebut, Derry menjawab kepentingan AS dengan Rusia berbeda soal LCS.“Perhatian Rusia pada isu tersebut tidak mendalam sehingga KTT Rusia-ASEAN tidak akan ada pernyataan khusus soal LCS,” tutupnya.(Fit)