Matatelinga.com, Intervensi terus-menerus dari Pemerintah Israel adalah hambatan utama Pemerintah Palestina untuk membangun kembali negaranya yang hancur akibat konflik.Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Palestina Bidang Ekonomi untuk Perkembangan dan Rekonstruksi, Mohammad Shtayyeh.“Setelah terjadi konflik berkepanjangan di Palestina, kami saat ini terus membangun seluruh infrastruktur dan kualitas manusia Palestina,” ujar Mohammad Shtayyeh kepada wartawan Kamis, (19/5/2016). Dilansir dari laman okezone.comMenurut menteri bidang Ekonomi tersebut, membangun kembali Palestina bukanlah hal yang mudah karena hingga saat ini Israel terus melakukan gempuran dan membangun pemukiman di Tepi Barat, Gaza.Padahal, menurut Mohammad, kemerdekaan dan kebebasan adalah hak bagi seluruh rakyat Palestina. Karena itu, Mohammad meminta dukungan internasional termasuk Indonesia untuk membangun fasilitas-fasilitas yang telah hancur akibat konflik.Saat ini, Palestina membutuhkan infrastruktur seperti air bersih, sekolah, universitas, dan investasi lainnya. Para pengusaha juga diharapkan dapat melakukan investasi dalam jumlah besar untuk menciptakan banyak pekerjaan.(Fit)