Matatelinga.com, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Amerika Serikat (AS) menembak seorang pria bersenjata di luar Gedung Putih setelah menerobos pos penjagaan. Pria bernama Jesse Olivieri itu tidak mematuhi perintah untuk menjatuhkan senjata yang disandangnya.Akibatnya, Gedung Putih disterilkan setelah penembakan yang terjadi di dekat jalan nomor 17 tersebut. Menurut keterangan aparat setempat, penembakan terjadi pada Jumat 20 Mei 2016 pukul 15.06 waktu setempat.Otoritas setempat mengatakan Olivieri sengaja melakukan aksinya itu agar ditembak mati oleh polisi. Pria asal Pennsylvania, AS itu sempat mengatakan ingin mati saja. “Tidak ada kecenderungan serangan teroris,” urai Paspampres, seperti diwartakan NBC News dan dilansir dari laman okezone.com, Sabtu (21/5/2016).Olivieri menderita luka tembak di bagian dadanya. Olivieri dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis akibat luka yang dideritanya. Beruntung, dalam insiden tersebut, Presiden Barack Obama tidak sedang berada di Gedung Putih.Kepolisian Washington langsung melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut. Paspampres bersama polisi juga menggeledah mobil pelaku yang diparkirkan beberapa blok dari Gedung Putih. Biro investigasi AS, FBI, memeriksa latar belakang Olivieri.Olivieri kini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Universitas George Washington. Jika pulih dari lukanya, Olivieri akan dijatuhi dakwaan penyerangan terhadap petugas federal.(Fit)